Konsekuensi Sebuah Pilihan

PilihanHidup adalah pilihan. Banyak hal di hidup dan kehidupan kita yang menuntut sebuah pilihan. Kita harus dapat menentukan di antara dua, tiga, dan bahkan sekian banyak pilihan. Sekolah, pekerjaan, pendamping hidup, kesemuanya merupakan contoh dimana kita berhak memilih, walaupun semuanya masih dalam ruang kekuasaan-Nya. Dan setelah kita memilih, pastilah ada konsekuensi maupuan akibat yang kita peroleh. Kita harus ikhlas menerimanya, kita harus dapat menjalaninya, karena itu memang pilihan kita.

Salah satu pilihan yang saya pilih, sehubungan dengan prosesi kelahiran istri saya, adalah masalah tempat. Saya memilih (baca:bersepakat dengan istri) untuk melahirkan di kampung halaman saja. Alasannya, agar ada keluarga yang menemani dan membantu. Disamping karena memang kami belum berpengalaman dalam hal tersebut, jadi masih perlu banyak belajar dari orang lain.

Dari pilihan tersebut, tentu ada konsekuensi yang harus kami terima. Saya setidaknya dalam sebulan terakhir sudah 4 kali pula bolak-balik ke kampung. Pertama, saat mengantar istri pulang kampung pertengahan puasa kemarin, kedua saat lebaran, seminggu kemudian pulang kampung lagi saat istri mau melahirkan, selanjutnya kemarin juga pulang kampung saat istri masih terus-terusan pusing dan mual pasca melahirkan. Selanjutnya minggu besok, juga, saya insya Alloh akan pulang kampung lagi dalam rangka acara akekah dan syukuran anak saya, Lintang.

Istri pun demikian, harus turut menanggung konsekuensi dari pilihan kami. Setidaknya untuk satu atau dua bulan ke depan tentu akan jarang ditemani oleh saya, suaminya. Itu artinya, kadang kesepian datang mendera. Seringkali istri menyatakan keinginannya agar saya bisa menemaninya selalu di sisinya.

Semoga semua ada hikmahnya. Buat istriku, mari kita bersabar, demi masa depan kita dan Lintang. 😀

Berbagi itu indah...Share on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0Pin on Pinterest0Digg this

2 comments

  1. hai…..
    semangat ya…. oline yakin semua capenya bakal hilang kalo ketemu ama otim and lintang trus paling berasa kalo udah nyampe jakarta..
    pasti pengen balik kampung lagi..
    smangat ya chin…
    oline yakin lichin pasti bisa ngejalanin semuanya
    semua hasil akan indah kalo kita mendapatnya dengan agak usaha..

    olines last blog post..NASIONALISME

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *