5 Kesalahan Mahasiswa dalam Menyontek

Menyontek
Menyontek

Menyontek, satu kata yang tentunya sudah sangat familiar di telinga kita. Apalagi jika kita masih berstatus sebagai pelajar, baik pelajar SD, SMP sampai mahasiswa. Bahkan mungkin banyak diantara kita sudah melakoninya, terutama saat ujian atau test. Lebih parah lagi, kegiatan nyontek tersebut sudah dianggap sebagai budaya yang laten, susah sekali untuk diberantas. Lihat saja beberap opini orang tentang menyontek di salah satu situs. Mungkin begitulah cermin dunia pendidikan kita.

Saya sebagai salah seorang dosen di Universitas Budi Luhur, juga sudah biasa menemui mahasiswa yang menyontek dalam berbagai kesempatan. Dari tugas, ujian tengah semester maupun ujian akhir semester, ada saja mahasiswa yang menyontek. Secara pribadi, saya merupakan jenis orang yang tidak terlalu suka menyontek (termasuk juga memberi contekan). Dalam ujian, saya selalu berusaha untuk mengerjakannya sendiri, tanpa bantuan orang lain alias menyontek. Walaupun sekali dua kali pernah juga saya menyontek, dan itu karena emang sudah kepepet, dan apa yang saya contek biasanya ide atau tekniknya, bukan pekerjaannya.

Jadi dalam ujian, saya terkenal paling pelit dalam hal memberi contekan. Pernah pas ujian, waktu masih jadi mahasiswa dulu, teman saya yang duduknya tidak jauh, merasa kesulitan mengerjakan satu soal ujian. Dia lalu meminta jawaban pada saya. Tentu tidak saya berikan. Mungkin saking pusingnya ga dikasih contekan, sampe-sampe temen saya itu berjanji mau ngasih saya uang 5000 rupiah. Cukup besar nilainya kala itu, bisa buat makan dua kali. Tapi terpaksa saya menolaknya.

Kembali ke masalah pernyontekan, rasa-rasanya sangat sulit untuk memberantasnya. Di kalangan mahasiswa sekalipun, yang katanya adalah kaum intelek. Setiap kali saya mengoreksi hasil ujian mahasiswa, selalu ada saja mahasiswa yang terindikasikan dengan meyakinkan menyontek dari mahasiswa yang lainnya. Pada kesempatan lain, seringkali saya menyindir mahasiswa dengan pernyataan bahwa dalam menyontek mahasiswa itu tidak profesional! sehingga dengan mudah saya dapat mengetahuinya, terutama jika jenis soalnya adalah soal isian atau program.

Beberapa kesalahan yang sering dilakukan mahasiswa dalam menyontek adalah:

  1. Meng-copy file yang dicontek apa adanya dan langsung dikumpulkan tanpa diperiksa isi pekerjaannya. Kalo seperti ini caranya, akan mudah dideteksi nyontek atau tidaknya, karena terkadang di dalam file yang di-copy masih terdapat informasi nim atau nama mahasiswa yang menjadi sumbernya. Kan jadi aneh bin ajaib, hasil pekerjaan mahasiswa A ternyata didalamnya ada nim mahasiswa B.
  2. Menyontek dengan mempertahankan keaslian sumbernya. Ini juga banyak dilakukan oleh mahasiswa. Misalnya hasil pekerjaan mahasiswa A dicontek oleh mahasiswa B. Terkadang yang dilakukan oleh mahasiswa B adalah memindahkan semua isi jawaban dari A ke kertas jawabannya. 100% sama. Sampe-sampe pernah saya temui dalam suatu ujian, ada mahasiswa yang nyontek baik jawaban maupun corat-coretnya persis, padahal coretan tersebut kan ga perlu dicontek. Mirip mesin fotokopi aja.
  3. Menyontek dengan copy-and-paste. Fasilitas copy-and-paste yang umumnya disediakan oleh editor text memang sangat berguna dalam mempercepat pekerjaan kita. Namun apa jadinya jika fasilitas tersebut dimanfaatkan untuk menyontek? Akibatnya memang sama, jadi lebih cepat. Tapi yang jadi masalah adalah copy-paste terkadang rawan terhadap kesalahan. Sebagai contoh, teknik ini banyak dipraktekkan oleh mahasiswa dalam penulisan dokumen skripsi dan KKP, terutama dalam bagian landasan teori. Banyak yang coba cari jalan pintas dengan mencari skripsi yang sudah jadi kepunyaan orang lain, selanjutnya hanya select-copy-and-paste bagian landasan teori tanpa melakukan pengeditan. Akibatnya pas disidang, ditemukan dalam dokumennya bahwa terdapat bagian yang menyebutkan nama instansi lain selain tempat riset si mahasiswa. Bahkan pernah hal tersebut menyebabkan seorang mahasiswa harus mengulang sidang skripsinya.
  4. Menyontek dengan memanfaatkan find-and-replace. Cara ini sedikit lebih “maju” dibanding cara copy-and-paste, dimana setelah penyontek melakukan copy-and-paste, dia berusaha untuk mengubah beberapa bagian pekerjaan (misalnya nama variabel), namun dengan cara yang instant. Maka dimanfaatkanlah fasilitas find-and-replace yang dimiliki oleh editor. Akibat yang terjadi adalah terkadang justru menyebabkan hasil pekerjaannya jadi ga nyambung. Sebagai contoh, misalnya kita ingin mengganti variabel $nama di suatu program dengan $name. Hati-hati jika menggunakan find-and-replace! Kalo kita mencoba menemukan dengan kata kunci ‘$nama’ kemudian me-replace-nya dengan ‘$name’ secara langsung, maka jika terdapat variabel $nama_mhs dan $nama_plg tentu akan berubah juga.
  5. Menyontek ke beberapa orang sekaligus. Seringkali dalam pernyontekan, sumbernya banyak. Nah, jawaban dari satu soal sumbernya lebih jadi satu, apa jadinya? Pasti jaka sembung bawa golok, ga nyambung go****! hehe2x. Walaupun demikian pernah juga dilakukan oleh mahasiswa, pola pernyontekan seperti ini.
Karena sulitnya memberantas praktek pernyontekan di kalangan mahasiswa, maka saya hanya berpesan bagi mahasiswa kelas saya pada khususnya dan mahasiswa keseluruhan pada umumnya, “silahkan menyontek, tapi pake cara yang kreatif dan jangan sampai ketauan… dan kalo pake cara di atas, ya sudah pasti ketauan“. Tentu akan ada “reward” bagi mahasiswa yang ketauan nyontek, ya paling minimalnya pengurangan nilai bagi keduanya (yang dicontek maupun yang menyontek).
Lalu bagaimana ciri-ciri menyontek yang kreatif dan profesional?? Tunggu artikel saya selanjutnya di situs ini 😀

Berbagi itu indah...Share on Facebook14Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0Pin on Pinterest0Digg this

15 comments

  1. Saya termasuk orang yang jarang nyontek pada awal kuliah saya mau coba pake usaha sendiri tapi kadang2 ga adil… semua orang yang nyontek sama saya malah nilainya lebih bagus! padahal pada plek sama! Bt dong!! Apa dosen asal ngasih nilai gitu aja kalo mau ngurangin nilai yang adil lah… Salah Dosennya apa salah sayanya? Akhirnya Yo wes mendingan nyontek aja hasilnya juga sama… 🙂

  2. #away
    kalo away mah udah ga diragukan lagi, secara mhs terbaik. 😀

    #Ian
    saya termasuk orang yg mengalami hal serupa dulu waktu masih kuliah, rasanya emang berat kalo ternyata orang yg nyontek kita kok lebih baik nilainya. maka dari itu, selama kuliah saya ga mau ngasih contekan ke orang lain, rugi lah. Mengenai penilaian dosen, terkadang memang cukup sulit untuk menentukan mana yg nyontek atau dicontek, kalo saya pribadi ga peduli, dua2nya saya kurang, toh dua2nya salah…

  3. Dalam ujian, saya selalu berusaha untuk mengerjakannya sendiri, tanpa bantuan orang lain alias menyontek. Walaupun sekali dua kali pernah juga saya menyontek, dan itu karena emang sudah kepepet, dan apa yang saya contek biasanya ide atau tekniknya, bukan pekerjaannya.

    masalahnya ada mahasiswa yang emang selalu kepepet pak 😛

    Seharus nya yaaa… ungkin nambahin beberapa fungsi dan mengubah urutan class kali ya pak 😛

    aNGga Labyrinth™’s last blog post..GIGABYTE overclock Intel Core i7 920 to 4GHz

  4. Hallo Pak I’m Comback, Pak Hehehe, jadi malu, Pak Nge-Postinginya ko Kena banget, tapi tentu tidak dengan saya, saya nyontek tapi tetap mempertahankan jawaban saya, yang saya anggap benar,,walau ga yakin hehehe,,,Kalau Saya nyontek pasti selalu saya Periksa lagi, jadi ga pernah asal nyontek, nyontek buat bahan perbandingan aja klo buat saya, klo beda dengan teman yaa saya hitung lagi sampai dapet dan sampai mentok, klo mentok yang Tang-Ting-Tung,hehehe

    Ohya Pak selain http://dhiez.wordpress.com
    saya baru saja menerbitkan website saya, belum genap 2 minggu lho pak, saya mohon saran&Masukan dari Bapak, Kan Bapak Dosen Saya,hehe
    ALamat Website Saya http://news-berita.co.cc Kunjungi lho ya Pak, terus kasih komentar di kotak komntar we=mtshoutbox yang di sebelah kanan…Terima Kasih Banyak lho pak, ohya web Bapak Mantab PR nya Sudah 3, Saya aja masih ngejogrog di 2 PR-nya yang http://dhiez.wordpress.com, hehe

    Ohya jangan lupa ke http://news-berita.co.cc
    Makasih yaa Pak… 🙂

  5. Pingback: pingback
  6. klo saya no 5 pak yontek program org truz d ambilin yg keren na,, keliatan waaah hebat,, padahal tgl c0py/paste->edit,, hahhaha

  7. kayaknya bapak bikin tulisan ini gara2 abis UTS Pemrograman Web pas saya semester 3 ya?
    dan saya tau siapa 2 tersangka nya. wkwkwkwk
    jadi inget masa kuliah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *