Budi Luhur
Analisa Kebutuhan User, Langkah Penting yang Sering Terlupakan
4Pembangunan perangkat lunak (software development) secara sederhana dapat diibaratkan seperti proses memasak. Untuk menghasilkan masakan yang enak baik dari segi citarasa maupun penampilannya tentu diperlukan langkah-langkah dan perencanaan yang matang. Langkah-langkah tersebut disebut resep. Demikian juga dalam pengembangan software, diperlukan langkah yang disebut sebagai metodologi pengembangan perangkat lunak. Beberapa contoh metodologi tersebut antara lain metodologi waterfall, prototyping hingga yang terbaru, metodologi agile.
Dalam artikel ini tidak akan dibahas mengenai metodologi pengembangan software secara menyeluruh tersebut, namun akan difokuskan pada salah satu tahapan pengembangan perangkat lunak saja. Tahapan tersebut merupakan yang paling awal dan mendasar, yaitu analisa kebutuhan pengguna atau requirement gathering. Tahapan ini menurut penulis merupakan tahapan yang sangat penting karena akan menentukan seperti apa software atau sistem akan dihasilkan. Akan tetapi, tahapan ini justru sering dikesampingkan bahkan dilupakan oleh para software developer, terutama yang baru belajar (pemula).
Popularity: 6% [?]
10 Cara Pandang Mahasiswa yang Keliru dalam Pembelajaran
7
Wikipedia mengartikan pembelajaran (learning) sebagai “acquiring new knowledge, behaviors, skills, values, preferences or understanding, and may involve synthesizing different types of information“. Jadi dapat disimpulkan bahwa proses pembelajaran merupakan suatu usaha atau proses untuk membagi dan mendapatkan pengetahuan baru mengenai suatu hal. Pembelajaran tidak hanya terkait pada proses belajar, tapi juga proses mengajar. Proses pembelajaran akan efektif jika terjadi interaksi yang baik antara pengajar (teacher) dan pelajar (learner), baik secara langsung maupun tidak langsung.
Namun dalam proses pembelajaran tersebut, seringkali terjadi miss-information (kesalahan informasi) dan miss-understanding (kesalahan pengertian) tentang suatu hal antara pengajar dan pelajar. Berdasarkan pengamatan saya, terutama dalam proses pembelajaran di Universitas Budi Luhur, terdapat setidaknya 10 cara pandang mahasiswa yang keliru. Daftar di bawah ini didapatkan dari pengamatan pribadi saya, bukan dari hasil penelitian yang komprehensif (menyeluruh), namun saya memandang perlu mengungkapkan hal ini dengan harapan agar kekeliruan cara pandang dapat diluruskan. Peran rekan-rekan dosen tentunya sangat besar dalam meluruskan cara pandang yang keliru tersebut. Yuk bareng-bareng kita tingkatkan kualitas pembelajaran kita!
Popularity: 3% [?]
5 Langkah Awal untuk Sukses dalam KKP
12
KKP atau kuliah kerja praktek merupakan salah satu fase yang harus Anda tempuh sebelum mengerjakan skripsi atau tugas akhir. Aturan dan bentuk KKP di setiap perguruan tinggi cukup beragam, namun pada umumnya dengan tujuan yang sama, yaitu untuk memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa sesuai dengan bidang ilmu yang sudah didapatnya di perkuliahan. Di Fakultas Teknologi Informasi Universitas Budi Luhur, KKP diarahkan agar mahasiswa dapat membuat suatu aplikasi, program atau sistem yang dapat bermanfaat bagi tempat risetnya (umumnya berupa perusahaan, organisasi, institusi).
Kenyataan yang sering terjadi, tidak semua mahasiswa dapat menyelesaikan KKP-nya dengan baik dan tepat waktu. Seringkali mendapatkan nilai yang pas-pasan (baca:asal lulus), bahkan ada juga yang gagal dan harus mengulang di semester berikutnya. Agar tidak terjadi hal demikian, mahasiswa perlu membuat suatu langkah strategis dalam mengerjakannya. Berikut ini 5 (lima) langkah awal (dasar) untuk sukses dalam KKP. Semoga bermanfaat, terutama bagi rekan-rekan mahasiswa yang sedang menjalani masa KKP.
Popularity: 4% [?]
Versi Webometrics, Universitas Budi Luhur Ranking 19 Indonesia
10
Baru-baru ini, WebOmetrics kembali mengumumkan ranking universitas di dunia, termasuk Indonesia untuk periode Januari 2009. Webometrics sendiri dipelopori oleh sebuah lembaga yaitu Cybermetrics Lab, sebuah group penelitian dari Centro de Información y Documentación (CINDOC) yang merupakan bagian dari National Research Council (CSIC), Spanyol. Webometrics melakukan perangkingan berdasarkan 4 (empat) parameter yaitu visibility, rich files, size, dan google scholar.
Di tingkat 50 dunia, universitas dari Amerika Serikat mendominasi. Massachusetts Institute of Technology, Stanford University dan Harvard University merupakan tiga universitas yang menduduki peringkat teratas. Indonesia sendiri baru sampe pada tingkat 1000 besar dunia, dimana 3 (tiga) universitas dari Indonesia mewakilinya, yaitu Universitas Gadjah Mada (623), Institut Teknologi Bandung (676) dan Universitas Indonesia (906). Dan jika dilihat dari top 5000 dunia, 33 universitas di Indonesia berhasil masuk didalamnya.
Popularity: 3% [?]
Mahasiswa oh Mahasiswa
19
Beberapa waktu yang lalu, saya menulis tulisan tentang 5 Kesalahan Mahasiswa dalam Menyontek. Harapannya adalah bahwa mahasiswa tidak melakukan seperti yang saya sebutkan dalam tulisan tersebut. Kebetulan saat ini di kampus saya juga sedang berlangsung Ujian Akhir Semester Gasal 2008/2009. Tapi harapan itu seolah sirna, karena saat saya mengoreksi tugas mahasiswa salah satu kelas (yang sebenarnya cukup saya unggulkan), justru sebagian besar menyontek secara tidak profesional. Bagaimana tidak, setelah saya memeriksa jawabannya, hanya sekitar 5 (lima) orang yang terindikasi tidak melakukan per-nyontek-an.
Dengan tujuan semata untuk memberikan efek jera dan sebagai teladan (yang tidak pantas ditiru), maka saya memberanikan diri untuk meng-ekspose-nya dalam tulisan ini. Mari kita lihat bagaimana ketidak-profesionalan teman-teman kita dalam menyontek.
Popularity: 1% [?]
5 Kesalahan Mahasiswa dalam Menyontek
14
Menyontek
Menyontek, satu kata yang tentunya sudah sangat familiar di telinga kita. Apalagi jika kita masih berstatus sebagai pelajar, baik pelajar SD, SMP sampai mahasiswa. Bahkan mungkin banyak diantara kita sudah melakoninya, terutama saat ujian atau test. Lebih parah lagi, kegiatan nyontek tersebut sudah dianggap sebagai budaya yang laten, susah sekali untuk diberantas. Lihat saja beberap opini orang tentang menyontek di salah satu situs. Mungkin begitulah cermin dunia pendidikan kita.
Saya sebagai salah seorang dosen di Universitas Budi Luhur, juga sudah biasa menemui mahasiswa yang menyontek dalam berbagai kesempatan. Dari tugas, ujian tengah semester maupun ujian akhir semester, ada saja mahasiswa yang menyontek. Secara pribadi, saya merupakan jenis orang yang tidak terlalu suka menyontek (termasuk juga memberi contekan). Dalam ujian, saya selalu berusaha untuk mengerjakannya sendiri, tanpa bantuan orang lain alias menyontek. Walaupun sekali dua kali pernah juga saya menyontek, dan itu karena emang sudah kepepet, dan apa yang saya contek biasanya ide atau tekniknya, bukan pekerjaannya.
Popularity: 2% [?]
Seminar CyberCrime di Universitas Budi Luhur
2
Seminar Cybercrime Universitas Budi Luhur
Seminar dengan tema “Cybercrime di Indonesia” bersama bapak Kombes (pol) DR. Petrus Reinhard Golose, Kepala Unit V & Cybercrime Bareskrim Polri. Seminar akan dilaksanakan pada hari Senin, 15 Desember 2008, Pukul 09.00 WIB di Ruang Theater (Unit VI lantai 4) Universitas Budi Luhur. Seminar ini gratis dan tempat terbatas.
Popularity: 1% [?]
Seminar Rich Internet Application with Adobe Flex
5Popularity: 1% [?]
Jadwal Mengajar dan Kuliah Semester Gasal 2008/2009
2Semester Gasal 2008/2009 di Universitas Budi Luhur baru saja dimulai hari ini. Bersamaan dengan itu pula, hari ini saya mulai berkuliah di Magister Teknologi Informasi Universitas Indonesia. Berikut ini jadwal mengajar dan kuliah saya semester ini.
Bagi rekan-rekan dosen dan karyawan serta mahasiswa, mohon maaf jika pada jam-jam tersebut di atas (kuliah), saya tidak berada di tempat. Terima kasih.
Popularity: 1% [?]
Budi Luhur Ranking 20 se-Indonesia versi WebOmatrics
3
Berawal dari jalan-jalan ke rumahnya mas Romi, mendapat informasi mengenai universitas di Indonesia yang masuk ranking WebOmatrics versi bulan Juli 2008. Dan ternyata, Universitas Budi Luhur, almamater dan tempat saya bernaung selama ini masuk dalam daftar tersebut. Ternyata dalam urutan ke-20. Hal ini merupakan suatu kemajuan sekaligus kebanggaan sendiri setelah pada perankingan periode sebelumnya, Universitas Budi Luhur masih belum masuk hitungan.
Mengenai bagaimana WebOmetrics menyusun ranking Universitas, sudah dijelaskan juga oleh mas Romi. Berikut ini saya kutip dari penjelasan beliau.
Pelopor perangkingan universitas ala Webometrics ini adalah Cybermetrics Lab, sebuah group penelitian dari Centro de Información y Documentación (CINDOC) yang merupakan bagian dari National Research Council (CSIC), Spanyol. Mulai melakukan perangkingan universitas pada tahun 2004, dan mempublikasikan rangking universitas setiap enam bulan sekali (bulan Januari dan Juli). Indikator penilaian rangking berbasis Web ini cukup unik, meskipun sebenarnya tetap memiliki hubungan erat dengan ilmu scientometric dan bibliometric.
Popularity: 1% [?]


