Uncategorized
Mengenal Error Dalam Program
4
Error Dalam Program
Setiap bahasa pemrograman, baik bahasa pemrograman yang berbasis desktop, web, maupun mobile memiliki keunikan tersendiri. Masing-masing memiliki aturan tata bahasa (secara awam biasa disebut sintaks) tersendiri. Misalnya saja dalam Bahasa C, setiap statement atau perintah harus diakhiri dengan titik koma, namun di dalam Visual Basic hal tersebut tidak perlu.
Terlepas dari segala perbedaan sintaks dan penggunaan dari masing-masing bahasa pemrograman, pada dasarnya terdapat benang merah yang dapat kita tarik dari kesemua bahasa pemrograman yang ada. Yaitu, kepatuhan bahasa pemrograman terhadap aturan atau pola pikir yang disebut algoritma pemrograman. Algoritma merupakan pola pikir atau langkah per langkah yang harus ditempuh dalam menyelesaikan suatu permasalahan.
Saat kita menuliskan suatu program dalam suatu bahasa pemrograman seringkali kita menemukan error (kesalahan) yang menyebabkan program yang dibuat tidak berjalan dengan baik, atau bahkan tidak berjalan sama sekali. Menemukan dan memperbaiki error (kesalahan) juga bukan perkara yang mudah, kadang memerlukan waktu lebih untuk melakukannya.
Dilihat dari jenis dan tingkat kesulitan dalam menemukan (memperbaikinya), error dapat dibagi menjadi 3 (tiga), yaitu:
Popularity: 2% [?]
