PHP Architect Magazine – February 2007

As I write this, I’m sitting at the 2007 Vancouver PHP Conference. In fact, I’m sitting in the “Lightning Talks” session. Going to conferences is one of my favourite parts of my job. Yes, that’s right—going to conferences is part of my job. I love being exposed to new ideas and new concepts, and attendees […]

PHP Architect Magazine – Januari 2007

You may recognize this issue as the “January 2007” issue of php|architect, which it is, but we also refer to specific issues (mostly internally), by their volume and issue numbers. This issue, for example is “Volume 6, Issue 1.” Most magazines adopt this convention, and it helps us keep track of exactly which issue someone […]

Berbagai Cara Konversi dari String ke Array di PHP

Seperti kita ketahui bahwa dalam istilah teknis pemrograman string merupakan kumpulan dari karakter. Dalam bahasa sehari-hari orang sering menyebut string dengan istilah kalimat. Di dalam PHP, variabel yang berisi string dapat dinyatakan antara lain dengan menggunakan single-quote (kutip tunggal) dan double-quote (kutip ganda). Sementara itu, array merupakan salah satu bentuk struktur data yang memungkinkan penyimpanan lebih dari satu buah nilai di dalam satu nama variabel. Khusus di PHP, dalam satu variabel array, dapat disimpan berbagai macam tipe data. Jadi di PHP, bisa saja antara satu elemen dengan elemen lainnya di dalam array memiliki tipe data string, integer, float atau boolean.

Dalam tutorial kali ini, saya coba menjelaskan bagaimana konversi suatu nilai string ke dalam variabel array. Konversi dilakukan terhadap string dengan pola (pattern) tertentu, biasanya berupa karakter pemisah (delimiter). Sebagai contoh, jika kita ingin membuat array dari setiap kata yang didapat dari suatu kalimat.

Tampilan Program Contoh Penanganan PHP

Contoh Program Penanganan Array di PHP

Array di PHP merupakan hal yang penting. Dalam praktiknya, array hampir selalu digunakan. Misalnya saja pada proses penanganan form, nilai inputan yang berasal dari form akan tersimpan di sebuah predefined-array $_POST atau $_GET. Dalam pengambilan data dari basis data, umumnya juga dalam bentuk array. Kita mengenal fungsi mysql_fetch_array() untuk menyimpan hasil perintah query dari database. Dalam contoh program berikut ini, saya akan mencoba menggunakan beberapa fungsi array untuk menyelesaikan suatu kasus. Kebetulan kasus yang akan kita coba merupakan pertanyaan dari salah satu pengunjung situs achmatim.net ini.

Mengenal Metode Pengiriman Variabel di PHP

PHP merupakan pemrograman berbasis web. PHP banyak digunakan untuk membuat aplikasi berbasis web seperti website, dimana setiap aplikasi dapat terdiri dari beberapa halaman yang saling terhubung. Dan memang seperti itulah karakteristik dasar dari web, keterhubungan antara satu halaman dengan halaman yang lain. Kondisi tersebut membuat PHP perlu menyediakan suatu metode pengiriman variabel antar halaman, karena seringkali suatu variabel diperlukan di beberapa halaman sekaligus. Tutorial ini berusaha mengupas mengenai 4 (empat) metode pengiriman variabel antar halaman di PHP. Keempat metode tersebut yaitu metode POST, GET, SESSION dan COOKIES. Beberapa contoh program sederhana terkait dengan keempat metode tersebut juga akan diberikan agar dapat memberi gambaran yang lebih jelas.

php-spesifikasi-basis-data

Program PHP untuk Menampilkan Spesifikasi Basis Data

Spesifikasi Basis Data menggambarkan struktur data fisik pada suatu sistem atau aplikasi. Spesifikasi basis data menyajikan bagaimana penyimpanan data dilakukan di software basis data. Di dalam dokumentasi sistem, termasuk dalam laporan KKP dan skripsi, spesifikasi basis data juga perlu ditampilkan. Bentuk dari spesifikasi basis data sendiri secara umum berupa tabel yang menyajikan informasi field untuk seluruh tabel yang digunakan. Informasi field yang ditampilkan antara lain nama field, tipe field, panjang field dan field yang menjadi field kunci (primary key). Program berikut ini dibuat dengan PHP. Tujuannya adalah meng-generate tabel spesifikasi basis data secara otomatis dari suatu DBMS, kebetulan kita akan menggunakan MySQL.

Step by Step Membuat URL Shortener dengan API Bit.ly dan PHP

URL Shortener atau pemendek URL merupakan situs yang memberikan layanan untuk memendekkan alamat URL yang panjaaaang menjadi pendek. Contohnya alamat URL http://achmatim.net/2010/03/25/membuat-album-foto-dengan-dreamweaver-cepat-mudah/ bisa disingkat hanya dengan http://bit.ly/9I9nL4. Saat ini cukup banyak penyedia layanan pemendek URL (URL Shortener). Beberapa diantaranya yang cukup banyak digunakan adalah http://tinyurl.com (URL Shortener pertama), http://bit.ly, http://is.gd/, http://singkat.web.id, dan sebagainya. URL Shortener yang terakhir saya sebutkan tersebut merupakan URL shortener yang saya buat dengan memanfaatkan library (program) yang tersedia di internet. Disamping menggunakan library yang sudah ada, sebenarnya kita dapat membuat URL Shortener sendiri secara mudah, dengan memanfaatkan API dari situs URL Shortener yang sudah ada, seperti bit.ly. Ingin tau caranya? Ikuti terus tutorial ini.

Algoritma Bubble Sort untuk Pengurutan (Sorting)

Pengurutan merupakan salah satu proses dasar yang sering dibahas dalam algoritma dan struktur data. Dan salah satu algoritma klasik dan paling sederhana dalam hal pengurutan (sorting) adalah algoritma Bubble Sort. Terlepas dari beberapa kekurangan yang membuat algoritma ini tidak banyak digunakan dalam proses pengurutan di aplikasi, namun tidak bisa dipungkiri, algoritma ini boleh dikatakan sebagai pionir algoritma sorting. Di dalam matakuliah Algoritma dan Struktur Data di berbagai perguruan tinggi juga bisa dipastikan memasukkan konsep pengurutan menggunakan algoritma Bubble sebagai salah satu pokok bahasan. Untuk itulah, saya rasa tidak ada salahnya untuk sedikit membahas mengenai algoritma bubble sort ini. Tentunya disertai contoh program sederhana yang menerapkan pengurutan menggunakan algoritma bubble sort. Contoh program akan disajikan dalam Bahasa C dan PHP.

1 2 3 4 5 6