5 Tips Membuat Video Slideshow Presentasi dengan Hasil Memuaskan

5 Tips Membuat Video Slideshow Presentasi dengan Hasil Memuaskan

Keperluan membuat slideshow presentasi, baik visual hingga berbentuk video, sangat penting dalam segala aspek. Baik siswa, mahasiswa, hingga pekerja, kemampuan yang satu ini tak boleh diabaikan begitu saja. Sudah tahu tips ampuhnya? Simak di sini!

Berdasarkan pengertian, slideshow adalah model penyajian media berbentuk gambar atau video. Ia biasa digunakan pada momen seperti presentasi tugas sekolah, rapat kantor, dan lain-lain.

Slide show terdiri dari serangkaian slide foto individu yang biasanya ditampilkan pada dinding atau papan tulis. Alat penampilnya yakni sebuah proyektor.

Slideshow bisa berupa presentasi gambar murni untuk kepentingan visual atau nilai artistik, terkadang tanpa deskripsi atau teks. Selain penjelasan, konsep slideshow dapat digunakan untuk memperjelas informasi, ide, komentar, solusi, atau saran yang disajikan secara lisan. Banyak platform desain yang bisa digunakan untuk membuat slideshow. Namun masalahnya, terkadang kita mengalami buntu ide saat hendak menciptakan desain slideshow berupa video. Demi hasil yang memuaskan, ikuti tipsnya sebagai berikut.

1. Buat Kerangka Terlebih Dahulu

Membuat kerangka presentasi yang kuat, mampu membantu kita dalam memastikan apa saja pesan yang hendak disampaikan dalam slideshow. Sebagai contoh, kerangka standar dalam video slideshow presentasi meliputi:

  • Pendahuluan
  • Latar belakang penjelasan
  • Permasalahan dan isi
  • Solusi dan kesimpulan
  • Terima kasih dan pertanyaan

Membuat kerangka presentasi terlebih dahulu, bakal menuntun pada konsep lainnya secara mudah. Sampai sini, Anda bisa lanjut pada tahap berikutnya.

2. Kemas Secara Simpel

Sebuah slideshow, tidak peduli seberapa kreatif dan indahnya, tetaplah bukan objek utama yang akan diperlihatkan pada audiens. Sebaiknya, optimalkan desain hanya untuk melengkapi pesan dalam slideshow tersebut.

Jika slideshow memiliki informasi yang padat dan berantakan, kehadiran desain dapat mengalihkan perhatian audiens.

Jaga muatan presentasi dengan menjaga tampilannya tetap bersih lewat catatan ini:

  • Batasi poin-poin dan teks
  • Hindari paragraf dan kutipan panjang
  • Pertahankan space atau ruang kosong
  • Seimbangkan persentase, grafik dan data.

3. Warna Menentukan Karakter

Bagi para pelaku bisnis, ada baiknya Anda memahami teori warna yang menarik berdasarkan keperluan terkait. Secara garis besar, warna dapat dibagi menjadi dua kategori umum: sejuk (seperti biru dan hijau) dan hangat (seperti oranye dan merah).

Warna-warna sejuk bekerja paling baik untuk latar belakang. Sementara itu, warna-warna hangat biasanya paling cocok untuk objek di latar depan, seperti teks, karena tampak mendekati kita.

Maka dari itu, tidak mengherankan bahwa skema warna slideshow yang paling banyak digunakan kerap kali melibatkan latar belakang biru dan teks kuning. Selain kedua warna barusan, Anda juga bisa eksplorasi dan mengombinasikan warna lain.

4. Pilih Font Terbaik

Font turut andil menyampaikan pesan dalam sebuah slideshow. Itulah mengapa, Anda harus memilih font yang paling cocok dan sesuai karakter.

Gunakan set font yang sama di seluruh slide presentasi, dan gunakan tidak lebih dari dua font pelengkap. Pastikan Anda mengetahui perbedaan antara font Serif (mis., Times New Roman) dan font Sans-Serif (Helvetica atau Arial).

Font serif misalnya, dirancang untuk digunakan dalam dokumen yang berisi banyak teks. Namun pada layar yang besar, font serif cenderung hilang karena resolusi proyektor yang relatif rendah.

Font san-serif umumnya paling baik untuk presentasi PowerPoint, tetapi cobalah untuk menghindari Helvetica yang sudah sering dipakai. Terlepas dari font apa yang Anda pilih, pastikan teksnya bisa dibaca bahkan dari belakang ruangan.

5. Tambahkan Elemen Menarik pada Slideshow

Membuat slideshow bisa lebih gampang ketika kita mampu menentukan layout dan elemen video terkait. Biasanya, fitur-fitur ini tersedia dalam sebuah platform desain.

Terapkan efek, tekstur, bahkan stiker pada foto untuk mengubah kumpulan gambar gerak yang menarik. Lengkapi video slideshow dengan intro video dan outro sebagai penutup.

Mudah ‘kan, membuat video slideshow presentasi yang menarik? Kini saatnya Anda bereksplorasi secara optimal demi mendapatkan hasil optimal. Selamat mencoba!

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *